Cetak kartu pendaftaran CPNS 2026 adalah langkah yang wajib dilakukan segera setelah Anda mengklik tombol “Akhiri Proses Pendaftaran” di portal SSCASN BKN. Kartu Pendaftaran CASN adalah bukti resmi bahwa Anda telah menyelesaikan seluruh proses pendaftaran — mulai dari pengisian biodata, pemilihan formasi, hingga pengunggahan dokumen.
Namun ada satu hal penting yang harus dipahami sebelum masuk ke panduan cara cetak kartu pendaftaran CPNS 2026: di SSCASN ada tiga jenis kartu yang berbeda dengan fungsi yang berbeda pula. Banyak pelamar yang salah membawa kartu ke lokasi ujian karena tidak memahami perbedaan ini — dan berdasarkan penegasan resmi BKN, kartu yang wajib dibawa saat ujian SKD bukan Kartu Pendaftaran, melainkan Kartu Peserta Ujian.
Panduan ini membahas tuntas cara mencetak kartu pendaftaran CPNS 2026: cara mengunduh, menyimpan, mencetak lewat HP maupun komputer, cetak ulang jika hilang, solusi error, dan penjelasan perbedaan tiga kartu SSCASN yang wajib dipahami setiap pelamar.
Kapan bisa dicetak: Segera setelah klik “Akhiri Proses Pendaftaran” (Resume final) Cara cetak: Login SSCASN → buka Resume Pendaftaran → klik “Cetak Kartu Pendaftaran CASN” Format: PDF — unduh dan simpan sebelum dicetak Bisa cetak ulang: Ya, selama akun SSCASN masih bisa diakses ⚠️ Peringatan penting BKN: Yang dibawa ke ujian SKD adalah Kartu Peserta Ujian — bukan Kartu Pendaftaran Kartu Peserta Ujian: Baru bisa dicetak setelah lolos administrasi dan masa sanggah berakhir Simpan di: Minimal 2 lokasi (lokal + cloud/email)
Ini adalah informasi yang paling sering membingungkan pelamar CPNS. Sebelum membahas cara cetak kartu pendaftaran CPNS, pahami dulu perbedaan ketiga kartu ini berdasarkan Buku Petunjuk BKN:
| Kartu | Kapan Dicetak | Fungsi | Dibawa ke Ujian? |
| Kartu Informasi Akun | Setelah registrasi akun selesai | Bukti akun SSCASN berhasil dibuat | Tidak |
| Kartu Pendaftaran CASN | Setelah Resume/finalisasi pendaftaran | Bukti telah mendaftar ke instansi | Tidak |
| Kartu Peserta Ujian | Setelah lolos administrasi + masa sanggah berakhir | Wajib dibawa saat ujian SKD | Ya — wajib |
⚠️ Penegasan resmi BKN: “Yang dibawa pelamar untuk ikut Ujian Seleksi adalah Kartu Peserta Ujian Seleksi CASN ini, bukan Kartu Pendaftaran.” — Buku Petunjuk Pendaftaran CASN BKN 2024, halaman 32.
Jadi ketika kita membahas kartu pendaftaran CPNS di artikel ini, yang dimaksud adalah Kartu Pendaftaran CASN — bukan Kartu Peserta Ujian CPNS. Keduanya dicetak dari halaman yang sama di SSCASN, namun pada waktu yang berbeda dan untuk keperluan yang berbeda.
Kartu Pendaftaran CASN adalah dokumen PDF yang diterbitkan sistem SSCASN setelah pelamar menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dan mengklik “Akhiri Proses Pendaftaran”. Berdasarkan tampilan Gambar 41 di Buku Petunjuk BKN, kartu pendaftaran CPNS memuat:
Dokumen ini ditandatangani secara elektronik dengan sertifikat elektronik yang diterbitkan BSrE (Balai Sertifikasi Elektronik), sehingga memiliki kekuatan hukum yang sah sesuai UU ITE No. 11 Tahun 2008.
Sebelum Anda mencetak kartu pendaftaran CPNS, pastikan:
Berdasarkan Buku Petunjuk BKN sub-bab 3.6 halaman 26, berikut langkah resmi dalam mencetak kartu pendaftaran CPNS setelah pendaftaran difinalisasi:
Buka https://sscasn.bkn.go.id menggunakan Chrome atau Firefox. Masukkan NIK, password, dan kode CAPTCHA, lalu klik “Masuk”.
Setelah login, sistem langsung menampilkan halaman Resume Pendaftaran yang berisi seluruh data yang sudah difinalisasi: biodata, jenis seleksi, formasi, riwayat, dan dokumen yang diunggah.
Scroll ke bagian bawah halaman Resume hingga menemukan area tombol cetak. Di bagian ini tersedia dua tombol sekaligus:
Klik tombol “Cetak Kartu Pendaftaran CASN”. Sistem akan membuka file PDF dalam tab baru atau dialog unduh, tergantung pengaturan browser Anda.
Sebelum mencetak, simpan dulu file PDF ke perangkat Anda. Ini adalah langkah yang paling sering dilewati. Simpan dengan nama file yang mudah dikenali, misalnya:
Kartu-Pendaftaran-CPNS-2026-NamaLengkap.pdf
Sebelum menutup file, periksa satu per satu:
Jika ingin versi cetak fisik, klik ikon print di browser atau buka file PDF dengan Adobe Acrobat Reader → File → Print. Gunakan kertas ukuran A4 dan printer dengan kualitas yang baik agar barcode dan foto terbaca jelas.
Tidak punya akses ke laptop? Anda dapat mencetak kartu pendaftaran CPNS melalui HP, meskipun pengalaman browsing lebih optimal di desktop.
💡 Tips cetak di HP: Jika tombol cetak tidak merespons di mode mobile, aktifkan “Request Desktop Site” di Chrome (ketuk ikon tiga titik → centang “Desktop site”) lalu coba lagi.
Ini adalah pertanyaan yang sangat sering muncul setelah memahami perbedaan tiga kartu SSCASN.
Setelah Anda dinyatakan lolos seleksi administrasi, jangan langsung mengira Kartu Peserta Ujian sudah bisa dicetak. Berdasarkan Buku Petunjuk BKN halaman 31:
“Saat ini pencetakan Kartu Peserta Ujian CASN Anda belum dapat dilakukan. Harap login kembali saat masa sanggah dan verifikasi sanggah berakhir untuk mencetak Kartu Peserta Ujian CASN 2026.”
Alur lengkapnya:
Lolos Seleksi Administrasi
↓
Masa Sanggah (3 hari)
↓
Verifikasi Sanggah oleh Instansi
↓
Masa Sanggah Berakhir
↓
Tombol “Cetak Kartu Peserta Ujian” muncul di halaman Resume
↓
Cetak Kartu Peserta Ujian → WAJIB DIBAWA KE UJIAN SKD
Jadi proses cetak kartu pendaftaran CPNS dan cetak Kartu Peserta Ujian CPNS adalah dua langkah berbeda yang dilakukan pada waktu yang berbeda.
Kartu hilang atau file terhapus? Tidak perlu panik — selama akun SSCASN masih bisa diakses, kartu pendaftaran CPNS bisa Anda cetak berulang kali kapan pun Anda mau.
📌 Pastikan menyimpan di beberapa lokasi: Setelah kartu pendaftaran CPNS selesai Anda cetak ulang. Simpan kartu pendaftaran tersebut pada beberapa loksasi — laptop, Google Drive, dan email pribadi. Ini mencegah Anda harus login ke SSCASN berulang kali hanya untuk mengunduh kartu yang sama.
Setelah kartu pendaftaran CPNS selesai Anda cetak, terapkan strategi penyimpanan berlapis:
| Lokasi | Cara | Kelebihan |
| Folder laptop/PC | Buat folder “CPNS 2026” | Akses cepat tanpa internet |
| Google Drive | Upload file PDF | Aman meski laptop rusak/hilang |
| Email pribadi | Kirim file ke diri sendiri | Mudah diakses dari perangkat apapun |
| OneDrive/iCloud | Sinkronisasi otomatis | Backup real-time |
| USB/Flash Drive | Copy file | Backup fisik ekstra |
Rekomendasi minimum: Simpan di minimal 2 lokasi berbeda — satu di lokal (laptop/HP) dan satu di cloud (Google Drive atau email). Jika perangkat rusak, file tetap aman.
Satukan dengan dokumen CPNS lainnya dalam satu folder:
Setelah kartu pendaftaran CPNS selesai Anda cetak, lakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum menyimpan atau mencetak secara fisik:
Jika ada data yang tidak sesuai pada kartu pendaftaran CPNS, perlu dipahami bahwa data sudah terkunci setelah finalisasi. BKN menegaskan: “Saat ini, pelamar sudah tidak dapat mengubah data kembali.” Solusi: pantau pengumuman resmi instansi dan BKN terkait mekanisme koreksi data jika diperlukan.
Penyebab:
Solusi:
Penyebab: Koneksi terputus saat mengunduh, file corrupt, atau browser gagal merender PDF.
Solusi:
Penyebab: File PDF tidak termuat sempurna, atau browser tidak mendukung rendering elemen tertentu.
Solusi:
Penyebab: Lupa password atau pertanyaan pengaman.
Solusi: Gunakan fitur “Lupa Password” di halaman login SSCASN. Panduan lengkap ada di artikel Cara Reset Password SSCASN 2026: Panduan Lengkap + Solusi Lupa Jawaban Pengaman.
Memahami setiap elemen pada Kartu Pendaftaran CASN membantu Anda memverifikasi kebenaran data dengan lebih teliti setelah kartu pendaftaran CPNS selesai dicetak:
No. Registrasi: Nomor unik 16 digit yang mengidentifikasi pendaftaran Anda di sistem SSCASN. Catat nomor ini karena berguna untuk keperluan verifikasi jika ada masalah administrasi.
Nama Akun vs Nama Sesuai Ijazah: Kartu menampilkan kedua versi nama. Proses pemberkasan CPNS menggunakan nama sesuai ijazah sebagai data pokok kepegawaian. Pastikan keduanya sesuai dengan dokumen yang bersangkutan.
Formasi Jabatan: Berisi detail instansi, unit kerja, dan jabatan yang dilamar. Ini adalah data yang paling penting untuk diverifikasi karena tidak bisa diubah setelah finalisasi.
Sertifikat Elektronik BSrE: Kartu Pendaftaran CASN ditandatangani secara elektronik. Keabsahannya dapat dibuktikan di sistem Pengecekan Dokumen SSCASN sebagaimana tercantum dalam catatan di bagian bawah kartu.
Setelah kartu pendaftaran CPNS selesai Anda cetak serta menyimpannya dengan aman, langkah selanjutnya adalah:
Untuk panduan lengkap semua tahapan pendaftaran, baca artikel Cara Daftar CPNS 2026 di SSCASN BKN: Syarat, Alur dan Panduan Lengkap.
Kartu pendaftaran CPNS sudah selesai dicetak — artinya administrasi awal sudah tuntas. Tapi perjuangan sesungguhnya dimulai di SKD: 110 soal dalam 100 menit yang menentukan siapa yang layak menjadi PNS.
Jangan menunggu pengumuman lolos administrasi untuk mulai belajar. Mulai latihan sekarang dengan CPNSPro — simulasi tryout CAT BKN dengan ribuan soal TWK, TIU, dan TKP sesuai kisi-kisi terbaru BKN.
➡️ Coba Tryout Gratis di CPNSPro
Kapan kartu pendaftaran CPNS bisa dicetak? Kartu Pendaftaran CASN baru bisa dicetak setelah menyelesaikan semua tahapan dan mengklik “Akhiri Proses Pendaftaran” di halaman Resume SSCASN. Sebelum finalisasi, tombol cetak belum tersedia.
Apakah kartu pendaftaran CPNS bisa dicetak berkali-kali? Ya. Selama akun SSCASN masih bisa diakses, Kartu Pendaftaran CASN bisa diunduh dan dicetak ulang kapan saja melalui halaman Resume Pendaftaran.
Apakah kartu pendaftaran CPNS yang harus dibawa saat ujian SKD? Tidak. Yang wajib dibawa ke lokasi ujian SKD adalah Kartu Peserta Ujian, bukan Kartu Pendaftaran. BKN menegaskan hal ini secara eksplisit dalam buku petunjuk resminya.
Kapan Kartu Peserta Ujian bisa dicetak? Kartu Peserta Ujian baru bisa dicetak setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan masa sanggah beserta verifikasi sanggah sudah berakhir. Sistem akan menampilkan notifikasi jika pencetakan belum bisa dilakukan.
Apa perbedaan Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran CASN, dan Kartu Peserta Ujian? Ada tiga kartu berbeda: Kartu Informasi Akun (dicetak setelah registrasi akun, bukti akun dibuat), Kartu Pendaftaran CASN (dicetak setelah finalisasi pendaftaran, bukti sudah mendaftar), dan Kartu Peserta Ujian (dicetak setelah lolos administrasi, wajib dibawa ke ujian SKD).
Bagaimana jika tombol cetak kartu tidak muncul? Kemungkinan pendaftaran belum difinalisasi. Pastikan sudah mengklik “Akhiri Proses Pendaftaran”. Jika sudah, coba logout dan login ulang, bersihkan cache browser, atau coba browser berbeda.
Apakah kartu pendaftaran CPNS perlu dicetak berwarna? Tidak ada ketentuan wajib berwarna. Yang terpenting semua informasi terbaca jelas — nama, NIK, formasi, foto, dan barcode. Cetak berwarna memberikan hasil lebih jelas tapi hitam putih pun umumnya masih diterima.
Bagaimana jika data pada kartu pendaftaran tidak sesuai setelah dicetak? Data sudah terkunci setelah finalisasi pendaftaran. BKN menegaskan bahwa pelamar tidak bisa mengubah data setelah mengakhiri pendaftaran. Pantau pengumuman resmi BKN dan instansi terkait mekanisme koreksi data.